Surat Cinta: Bandung Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Surat Cinta: Bandung Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Sebuah “Surat cinta untuk Bandung” beredar di media sosial. Surat ini berisi keluhan warga Kota Bandung menyebutkan Bandung sedang tidak baik-baik saja. Penulis surat terbuka ini┬ámerasa tak nyaman karena banjir, kemacetan, kriminalitas, dan lainnya.

Surat cinta untuk Bandung ini diunggah akun Twitter @SaveBandungCity. Surat ini ditujukan kepada Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, serta pemangku kebijakan lainnya.

Bandung sedang tidak baik-baik saja

Surat cinta untuk Bandung dibuka dengan kalimat ‘Bandung sedang tidak baik-baik saja’ dan dilanjutkan keluhan mengatasnamakan warga Bandung.

“Kemacetan parah yang terjadi hampir setiap hari, banjir yang melanda setiap hujan besar datang, maraknya begal dan geng motor yang menyebabkan perasaan tidak aman saat berpergian sendiri di malam hari, dan berbagai persoalan lainnya,” tulisnya.

Pada paragraf selanjutnya, surat cinta untuk Bandung itu memuat keluhan pembangunan jalan layang yang dianggap bukan solusi kemacetan. Surat cinta itu mendorong agar Pemkot Bandung bisa menyelesaikan masalah transportasi umum. Sebab transportasi umum itulah yang dianggap bisa mengurai kemacetan di Bandung.

Baca Juga

Isi surat cinta untuk Bandung itu kemudian dilanjutkan keluhan tentang banjir. Pada paragraf keempat atau terakhir, si pembuat menanyakan tentang waktu penyelesaian segala permasalahan yang ada di Bandung. Ia juga menyinggung soal politik dan kekuasaan.

“Yang kami inginkan adalah solusi, yang nyata dan bukan sekadar gimmick belaka. Kami cuma ingin hidup dengan dan nyaman di Bandung Raya ini. Karena bagi kami Bandung bukan cuma masalah geografis dan melibatkan perasaan, tapi Bandung adalah rumah kita bersama,” tulis surat cinta itu dalam paragraf terakhirnya.

Respons Wali Kota Bandung

Menanggapi soal surat cinta untuk Bandung itu, Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebutkan, munculnya surat cinta itu merupakan indikator bahwa warganya mencintai Bandung.

Selain itu, surat cinta yang beredar di media sosial itu juga menjadi teguran bagi Pemkot Bandung.

“Ya terima kasih mengingatkan kita untuk terus memperbaiki kota,” kata Yana kepada detikJabar.

Yana mengajak masyarakat turut membantu pembangunan dan merawat Kota Bandung agar lebih nyaman. “Tapi harus sama-sama, tidak bisa dilakukan sama pemerintah sendiri. Ayo warganya juga,” ucapnya.

“Surat cinta mah wajar, berarti warganya cinta sama kotanya,” kata Yana.*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *