Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Ikon Baru Bermunculan, Kota Bandung Kian Menarik Dikunjungi

Ikon Baru Kota Bandung Bermunculan, termasuk Teras Cihampelas dan Trotoar Dago.

BandungAktual.com -- Kota Bandung identik dengan Gedung Sate (Gedong Sate), Gedung Merdeka (Gedung Konferensi Asia-Afrika/KAA), dan belakangan identik pula dengan Jembatan Layang Pasupati. Ketiganya menjadi ikon (icon) terpopuler Kota Bandung.

Ikon baru Kota Bandung bermunculan seiring gencarnya penataan kota di era Pemerintahan Wali Kota Ridwan Kamil, seperti pembangunan sejumlah taman kota.

Terbaru, Pemkot Bandung menata Trotoar Jalan H Juanda (Dago), membangun Jembatan Layang Antapani, dan Teras Cihampelas (Sky Walk). Ketiganya menjadi ikon baru Kota Bandung yang bisa menjadi objek wisata bagi warga Bandung dan wisatawan.

Trotoar Dago - Jln Ir. H. Juanda

Trotoar Dago - Jln Ir. H. Juanda

Trotoar Dago - Jln Ir. H. Juanda. Foto:Detik.com.*

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebut Trotoar Dago yang baru selesai ditata mirip di Barcelona, Spanyol. 

Tempat pejalan kaki di pinggir Jalan Raya Ir. H. Juanda itu membentang indah mulai dari Simpang Dago hingga Jalan Merdeka. Selain lebih luas, Trotoar Dago difasilitasi tempat duduk dan parkir sepeda. 

Teras Cihampelas (Skywalk Cihampelas)

Teras Cihampelas (Skywalk Cihampelas)
Teras Cihampelas - Skywalk. Foto: Google Map.*


Teras Cihampelas merupakan Sky Walk pertama di Indonesia. Jembatan layang di atas Jalan Cihampelas Kota Bandung ini menyuguhkan berbagai pilihan kepada warga, seperti menikmati pemandangan Kota Bandung dari ketinggian, berjalan-jalan, hingga wisata kuliner dan belanja busana.

Panjang Teras Cihampelas mencapai sekitar 500 meter, membentang dari RS Advent Bandung hingga Cihampelas Walk (Ciwalk). Ketinggian jembatan mencapai 4,6 meter dari permukaan jalan. 

Kawasan Cihampelas pun tidak lagi semrawut. Para pedagang kaki lima telah dipindahkan ke Teras Cihampelas dan menempati kios berwarna-warni. Kios-kios itu ditempati pedagang kuliner, aksesoris, dan oleh-oleh khas Bandung. 

Tiap pengunjung bisa duduk bersantai sambil menyantap jajanan khas Kota Bandung serta membawa buah tangan dengan harga miring.

Menurut Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Teras Cihampelas ini adalah yang kedua di dunia setelah kota New York, Amerika Serikat. Kota Bandung adalah yang pertama di Indonesia sehingga seharusnya tak akan terlalu sulit menggaet wisatawan.

Jembatan Layang Antapani (Pelangi)

Jembatan Layang Antapani (Pelangi)
Jembatan Layang Pelangi Antapani. Foto: Kompas.com.*


Jembatan Layang Antapani di Jalan Jakarta dinamai jalan layang “Pelangi”. Jalan Layang Pelangi merupakan kerja sama Pusat Penelitian Pengembangan di Pusat Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR, Pemerintah Kota Bandung, dan Posco Steel Korea. 

Dengan panjang 300 meter, jalan yang menghubungkan Jalan Jakarta dan Jalan Terusan Jakarta itu merupakan Overpass Pelangi Antapani yang sering dilanda kemacetan pada pagi dan sore hari.

Dengan bermunculan ikon-ikon baru Kota Bandung, warga Bandung dan sekitarnya makin nyaman melakukan "wisata kota". 

Hanya saja, Pemkot Bandung masih punya tugas berat mengatasi kemacetan lalu-lintas dan banjir saat hujan deras mengguyur kota. (detik/antara/kompas).*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Pemkot Bandung Resmikan Skywalk Cihampelas - Teras Cihampelas

Pemkot Bandung Resmikan Skywalk Cihampelas - Teras Cihampelas
BandungAktual.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan Skywalk Cihampelas yang kini bernama Teras Cihampelas, Sabtu (4/2/2017).

Proyek sarana pejalan kaki (pedestrian) di atas jalan raya senilai Rp45 miliar itu memiliki kapasitas hingga 3.000 orang dan akan menampung para pedagang kaki lima (PKL) yang semula memenuhi pinggir Jalan Cihampelas Kota Bandung.

Menurut Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Teras Cihampelas ini adalah yang kedua di dunia setelah kota New York, Amerika Serikat. Kota Bandung adalah yang pertama di Indonesia sehingga seharusnya tak akan terlalu sulit menggaet wisatawan.

Pemkot Bandung Resmikan Skywalk Cihampelas - Teras Cihampelas
Emil meresmikan Teras Cihampelas bersama Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Menurut Emil, Teras Cihampelas merupakan upaya inovasi penataan kota di tengah kebutuhan lahan yang semakin sempit.

"Menata kota itu tidak mudah karena multidimensi. Karena tidak mudah harus kreatif. Tidak selalu di atas tanah bisa di atas jalan dan membangun itu bisa di bawah tanah," kata Emil.

Emil menuturkan dirinya memang ingin mewujudkan kota yang ramah bagi pejalan kaki. Bebas beraktivitas di area publik tanpa terganggu oleh kendaraan sekalipun berada di atas jalan raya.

Teras Cihampelas sepanjang 450 meter ini juga rencananya akan diperpanjang hingga Jalan Layang Pasupati yang akan dihubungkan ke Taman Sari dan Gelap Nyawang.

Pemkot Bandung Resmikan Skywalk Cihampelas - Teras Cihampelas
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Iskandar Zulkarnain mengatakan, pembangunan skywalk menghabiskan anggaran sebesar Rp 48,5 miliar. Dengan panjang 450 meter, lebar 7,6 meter, serta tinggi empat meter.

"Dilaksanakn dengan metode rancang bangun dalam jangka waktu tiga bulan dari 20 September sampai 29 Desember. Dengan tambahan waktu satu bulan," katanya dikutip Republika.

Teras Cihampelas dibagi menjadi tiga zona yakni kuliner, suvenir, dan zona nyaman. Skywalk ini menampung 192 kios pedagang yang sebelumnya menjadi pkl di pinggir Jalan Cihampelas. (ROL/PR).*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Ridwan Kamil Tegaskan Kebun Binatang Bandung Bukan Milik Pemkot

Ridwan Kamil Tegaskan Kebun Binatang Bandung Bukan Milik Pemkot
BandungAktual.com -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menegaskan, Kebon Binatang Bandung yang kini tengah disorot bukan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, melainkan milik pribadi atau yayasan.

Izinnya pun menjadi kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), bukan Pemkot, sehingga teguran hukum atau pencabutan izin pun bukan kewenangan Pemkot Bandung.

Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menjelaskan hal itu melalui akun instagramnya @ridwankamil.

”Buat kamu-kamu yang gampang emosian komen menghujat Pemkot Bandung tanpa meriset berita, Gini ya: Kebun Binatang Bandung itu milik pribadi/yayasan bukan milik Pemkot. Pemberian Izin, teguran hukum atau pencabutan izin semua kebun binatang se-Indonesia itu secara hukum itu adalah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup, bukan Pemkot,” tulisnya.

”Pemkot Bandung sudah berkirim surat komplain sejak tahun lalu ke kementrian lingkungan hidup @kementerianlhk untuk bertindak terhadap isu ini dan sdh mengirim surat teguran ke yayasan kebun binatang untuk memperbaiki situasi yg mempermalukan nama baik kota Bandung. Namun secara hukum upaya kami tidak bisa lebih dari itu. Andai secara hukum milik pemkot mah, udah dari kapan2 saya beresin masalahnya,” kata Emil.

Di pihak lain, Humas Kebun Binatang Bandung, Sudaryo, menegaskan, pihak tetap akan membuka kebun binatang sebagai tempat rekreasi sekaligus edukasi bersejarah di Kota Bandung.

”Saya tidak akan menanggapi itu (desakan penutupan, Red). Kebon Binatang Bandung tetap buka seperti biasa,” tegas Sudaryo dilansir Bandung Ekspres , Kamis (19/1/2017).

Ia menegaskan, hanya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mempunyai wewenang untuk menutup atau mengambil alih kebun binatang tersebut.

Kementerian LHK sendiri berjanji bakal mengambil keputusan terkait pengelolaan Kebun Binatang Bandung.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar bahkan menanggapi langsung petisi daring yang ditujukan padanya di laman change.org. Per Jumat, 20 Januari 2017, sudah lebih dari 33 ribu orang membubuhkan tanda tangan mereka. 

"Saya sudah mengirim tim ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi beruang di Kebun Binatang Bandung, serta tim mengumpulkan bahan-bahan dan keterangan yang akan saya pergunakan untuk mengambil keputusan yang tepat,” kata Siti Nurbaya.

Tim bentukan Kementerian tersebut berisi dokter yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan kesejahteraan hewan, berikut kelayakan kondisi tempat. Hasil penyelidikan inilah yang akan dijadikan dasar Kementerian mengambil keputusan.

Petisi “Selamatkan Beruang Kelaparan di Kebun Binatang Bandung,” dibuat Yayasan Scorpion Indonesia. Video beruang madu yang kurus-kelaparan, bahkan memakan kotoran mereka sendiri, turut ditautkan dalam halaman petisi tersebut.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Tips Aman dan Nyaman Transportasi di Kota Bandung

Tips Aman dan Nyaman Transportasi di Kota Bandung
JIKA Anda berkunjung ke Kota Bandung, untuk wisata kuliner, wisata belanja, atau menyempatkan diri jalan-jalan di Kota Kembang di sela-sela sebuah acara, tak perlu khawatir soal alat transportasi yang aman dan nyaman digunakan, jika Anda tidak membawa kendaraan sendiri.

Selain bisa naik angkot, naik bus kota, atau bahkan berjalan kaki, Anda bisa menggunakan taksi dan ojek yang bisa dipesan via aplikasi di SmarPhone Anda.

Untuk taksi, Anda tinggal instal aplikasi My Blue Bird, registrasi, dan order online. Aman dan nyaman selama perjalanan sampai ke tempat tujuan.

Untuk ojek (sepedamotor),Anda tinggal pasang aplikasi Go-Jek, registrasi, dan order online. Aman, nyaman, dan "anti-macet".

Secara umum, moda transportasi dalam kota Bandung dilayani oleh angkutan kota (angkot), bus kota (DAMRI), Trans Metro Bandung (TMB), serta taksi dan ojek, baik ojek pangkalan maupun ojek online.

Jangan lupa, pasang juga Aplikasi PolisiKu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (www.bandungaktual.com).*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Bandung Dicanangkan Jadi Kota Wisata Sepeda

Bandung Dicanangkan Jadi Kota Wisata Sepeda
Melalui program ini, wisatawan yang datang ke Bandung akan diajak untuk berkeliling ke tempat-tempat wisata dengan menggunakan sepeda.

BandungAktual.com -- Bandung akan dicanangkan sebagai kota wisata sepeda. Alasannya, Bandung memiliki modal untuk bersepeda dengan nyaman, seperti udara yang sejuk, jalanan yang rindang, dan beberapa ruas jalan dengan trotoar yang lebar, sehingga bisa berbagi ruang dengan pejalan kaki.

Menurut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, pencanangan Bandung sebagai kota wisata sepeda dijadwalkan tanggal 25 September 2016 bertepatan dengan ulang tahun ke-206 kota Bandung.

Ridwan Kamil optimistis, program wisata sepeda akan mendapat sambutan dari wisatawan. Daya tarik kota dan sejarahnya juga akan menjadi tema yang menarik untuk dieksplorasi oleh para wisatawan.

"Kami menyiapkan 30 titik penyewaan sepeda yang disebar di seluruh kota, juga 32 titik di hotel-hotel berbintang," ujar Ridwan Kamil, dikutip Tempo.

Melalui program ini, wisatawan yang datang ke Bandung akan diajak untuk berkeliling ke tempat-tempat wisata dengan menggunakan sepeda.

Selain yang disediakan Pemerintah Kota, sepeda wisata juga akan disiapkan oleh hotel-hotel untuk melayani para tamu yang ingin menggowes keliling kota. Ridwan Kamil berharap setiap hotel bisa menyediakan sepeda sebanyak 10 persen dari total jumlah kamarnya.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Top 10 Tempat Wisata Belanja Murah Berkualitas di Kota Bandung

Top 10 Tempat Wisata Belanja Murah Berkualitas di Kota Bandung.

BandungAktual.com -- Selain menjadi Tempat Wisata Kuliner yang mengasyikkan, kota Bandung juga dikenal sebagai surga wisata belanja atau shopping, terutama belanja busana.

Menjamurnya factory outlet dan distro yang menjual sandang sisa eksport dengan harga yang sangat kompetitif menjadi daya tarik tersendiri bagi kota berjuluk "Parijs van Java" ini.

Tiap akhir pekan atau libur panjang kota Bandung dibanjiri warga Jakarta dan kota lain yang memburu busana murah berkualitas. Jalanan pun menjadi langganan kemacetan tiap  akhir pekan akibat makin padatnya kendaraan, terutama di pusat-pusat perbelanjaan.

Top 10 Tempat Wisata Belanja Murah di Kota Bandung

Berikut ini 10 tempat wisata belanja murah terpopuler di kota Bandung, berupa kawasan jalan raya, pasar atau pusat perbelanjaan, dan gang.

1. Jalan Cihampelas

Jalan Cihampelas
Jalan Cihampelas. Foto: anekatempatwisata.com
Jalan Cihampelas merupakan jalan raya satu arah. Masuknya lewat Jln. Siliwangi, Jln. Ciumbuleuit, dan Jln. Cipaganti. 

Jalan yang lebih dikenal sebagai tempat wisata belanja murah di Kota Bandung ini berakhir di Jln. Pajajaran dan Jln Cicendo.

Cihampelas dikenal sebagai kawasan busana Jeans dan produk berbahan kulit. Dekorasi toko-tokonya pun unik. 

Sebaiknya Anda berjalan kaki guna menyusuri jalan terkenal di Kota Bandung ini.

Kalau Anda berkunjung ke kota Bandung belum lengkap rasanya kalau tidak berbelanja di Jalan Cihampelas. Jalan ini banyak disebut-sebut sebagai Malioboro-nya Bandung --mirip kawasan Malioboro Yogyakarta. Di jalan ini pula ada mal Cihampelas Walk (Ciwalk) dengan konsep outdoor.

2. Jalan Dago

Nama resminya saat ini adalah Jalan Ir. H. Juanda. Namun, jalan yang cukup panjang antara Jalan Riau/Jalan Merdeka melewati Jalan Dipatikukur/Jalan Siliwangi menuju kawasan Taman Hutan Raya Juanda Bandung ini, masih akrab disebut Jalan Dago.

Jalan Dago
Jalan Dago Bandung. Foto: Kompas.com
Di sepanjang Jalan Dago inilah banyak ditemui factory outlet dan distro tempat belanja busana murah berkualitas, selain dikenal juga sebagai tempat wisata kuliner.

Jalan Dago merupakan tempat kunjungan wajib bagi setiap orang yang berkunjung ke kota Bandung. Anda bisa menikmati suasana Jalan Dago lebih berwarna di malam hari.

Factory outlet di sepanjang jalan dago antara lain Central Branded Outlet, Grande Factory Outlet, Level Factory Outlet, Blossom Factory Outlet, Gossip Factory Outlet, Glamour factory Outlet, Runway Factory Outlets, Rafles Factory Outlets, dan masih banyak lagi.

3. Jalan Riau

jalan riau bandung
Jalan Riau. Foto: Yourbandung.com
Nama resminya adalah Jalan LLRE Martadinata. Namun, nama Jalan Riau masih digunakan oleh warga Bandung dalam percakapan sehari-hari.

Loksinya tidak jauh dari Jalan Dago. Di sepanjang jalan ini juga banyak distro dan factory outlet yang berderet. Jalan ini merupakan favorit wisatawan berbelanja dan jajan selain Dago.

Factory Outlet yang ada di sepanjang jalan yang lebih dikenal sebagai tempat wisata belanja busana ini antara lain China Emporium, The Summit, Emirates, dan masih banyak lagi. 

Suasana baru di sepanjang Jalan Riau antara lain trotoarnya yang "disulap" mirip Jalan Asia Afrika, pusat Kota Bandung. Kawasan Jalan Riau pun dilengkapi beberapa fasilitas layaknya Jalan Asia Afrika, seperti bola batu, kursi, pot bunga, penerangan jalan umum dan petunjuk arah.

4. Jalan Cibaduyut

Nama Cibaduyut identik dengan sepatu, sehingga dikenal sebagai tempat wisata belanja sepatu, meski di kawasan sentra kerajinan sepatu ini juga banyak ditemui tagam jenis sandal, dompet, dan tas berkualitas dengan harga murah.

Jalan Cibaduyut
Jalan Cibaduyut. Foto: Youtube.*
Untuk mencapai kawasan industri sepatu Cibaduyut, bisa dilakukan dengan banyak cara. Kalau dari Stasiun KA bisa langsung naik angkot ke Cibaduyut. 

Demikian juga jika dari Terminal Cicaheum ataupun dapat ditempuh dengan angkut jurusan Leuwi Panjang.

Lokasi Cibaduyut dekat dengan Terminal Leuwi Panjang. Dari sana tinggal jalan kaki saja sekitar 300 meter.

5. Pasar Baru Trade Center

 Pasar Baru Trade Center
Pasar Baru Bandung. Foto: miner8.com
Tempat wisata belanja populer di kota Bandung ini mirip pasar Tanah Abang di Jakarta. 

Pasar Baru kota Bandung dikenal sebagai pusat kain dan pakaian murah berkualitas, baik yang eceran maupun grosir.
Pasar Baru Trade Center Bandung adalah primadona wisata belanja pakaian orang dari luar Bandung. 

Bahkan, wisatawan dari Malaysia dan Singapura kerapkali mondar-mandir cari pakaian di pasar ini.

Pasar Baru Bandung didominasi produk fashion, mulai dari baju umum, baju anak, baju muslim, mukena, kerudung, sepatu, sandal, hingga batik.

Lokasinya di Jalan Otto Iskandar Dinata. Dari stasiun kota, bisa dijangkau dengan jalan kaki. Kalau dari terminal bis Cicaheum atau Leuwi Panjang, tinggal naik angkot atau bius kota sekali jalan. Dari arah Alun-Alun Kota Bandung juga sangat mudah dijangkau dengan jalan kaki sekitar 500-an.

6. ITC Kebon Kalapa

 ITC Kebon Kalapa
ITC Mall Kebon Kalapa. Foto: Blogger.
International Trade Centre (ITC) Kebon Kalapa (Kebun Kelapa) mirip dengan Pasar Baru yang terkenal sebagai pusat penjualan pakaian murah. 

Lokasi ITC Kebun Kelapa dan Pasar Baru tidak berjauhan, juga dekat dengan pusat keramaian Tegal Lega. 

Berlokasi di Jl. Moh. Toha - Jl. Pungkur, ITC Kebun Kelapa dikenal sebagai "Shopping Mall" murah-meraih. Dulunya adalah Terminal Kebon Kelapa yang sangat terkenal. 

ITC Kebon Kelapa kerap disambangi oleh mereka yang, utamanya, ingin berbelanja produk-produk garmen yang banyak diproduksi pengrajin tekstil Bandung.

Bukan hanya busna, di ITC Kebon Kelapa dapat ditemui berbagai aneka barang lain, seperti perhiasan, elektronik, perabotan rumah tangga, termasuk mainan anak-anak, aksesoris, sepatu, jam tangan,handphone, dan area foodcourt.

7. Gang Tamim

Gang Tamim Bandung sangat terkenal sebagai pusat wisata belanja kain murah dalam bentuk meteran. Lokasinya dekat Alun Alun Jl. Asia Afrika dan dekat Pasar Baru, tepatnya di Jalan Tamim, yang dilintasi Jalan Otista.

Gang Tamim Bandung
Jalan Tamim Bandung. Foto: Merdeka.com
Di tempat ini dapat ditemui berbagai jenis Jeans, Katun, Chiffon, sampai Batik. Menurut sejarahnya, nama "Tamim" diambil dari seorang juragan kain yang tinggal di tempat tersebut.

Jenis kain di Gang Tamim berupa bahan biasa, jeans, juga sutra halus. Puluhan toko tekstil berjejer di Jalan Tamim.

Jalan H. Tamim dikenal sebagai salah satu sentra perdagangan kain jeans tertua di Bandung. Meski sebenarnya bukan hanya kain jeans saja dijual, melainkan berbagai macam jenis kain dan model pakaian. 

Pembeli kain bisa langsung meminta dijahitkan pakaian sesuai selera dan ukuran. Tidak sedikit toko maupun pedagang kain kaki lima menjajakan barang berikut jasa tukang jahit. Banyak juga pakaian jadi dari bahan jeans hingga kebaya.

8. Pasar Induk Gedebage

Pasar Induk Gedebage merupakan pasar tradisional terbesar di kawasan Bandung Timur. Lokasinya tidak jauh dari Bundaran Cibiru.

Pasar Induk Gedebage. Foto: Wisatabandung.co.id
Jika dari arah Tol Padaleunyi, Anda keluar dari pintu Tol Buah Batu, lalu masuk ke Jln. Soekarno-Hatta ke arah Cibiru. 

Lokasinya di Jl. Pasar Induk, Mekar Mulya, Panyileukan, Kota Bandung. Selain menyediakan sembako atau kebutuhan pokok sehari-hari, pasar ini juga memanjakan Anda denga wisata belanja murah produk lain, terutama pakain bekas.

Pasar Induk Gedebage memang menjadi pusat pakaian bekas, juga jeans, tas, jaket, dan bermacam-macam aksesoris. Di sini pula terletak Pasar Cimol Gedebage.

Pasar Cimol Gedebage berada di bagian belakang kompleks pasar. Pasar Cimol Gedebage inilah yang menjadi tempa relokasi penjual barang-barang sisa ekspor dari Jalan Cibadak, dan Tegallega.

9. Pasar Kota Kembang

Pasar Kota Kembang
Pasar Kota Kembang. Foto: infobdg.com
Pasar Kota Kembang dikenal sebagai pusat CD dan DVD. Namun, di dalamnya juga ada beberapa kios yang menjual bermacam pernah-pernik, tas, sandal, dan sepatu, serta bermacam aksesoris dengan dengan harga yang sangat murah.

Tempat wisata belanja murah di Kota Bandung ini juga dikenal sebagai pusat barang KW. 

Lokasi pasar yang pernah jadi idola warga kota Bandung untuk berbelanja ini, memanjang dari Jalan Dalem Kaum hingga Jalan Asia Afrika, tepatnya di Jl. Dalem Kaum, Balonggede, Regol, Kota Bandung.

Di pasar ini sangat mudah mendapatkan merek barang yang terkenal, misalnya dompet atau kantong yang bermerek Dolce & Gabbana, Versace, Gucci, atau merek terkenal lainnya, namun bukan barang original, melainkan barang KW alias tiruan dengan harga sangat terjangkau. 

10. Jalan Cigondewah

Jalan Cigondewah merupakan kawasan wisata belanja kain di daerah Bandung selatan. Daerah ini sangat terkenal sebagai sentra kain seperti Gang Tamim dan Pasar Baru.

Jalan Cigondewah
Jalan Cigondewah. Foto: infobdg.com
Di sepanjang Jalan Cigondewah terdapat toko-toko para pedagang tekstil. Kawasannya yang cukup panjang membuat para wisatawan akan dimanjakan dengan beragam pilihan produk tekstil dengan harga murah.

Menurut cerita warga setempat, awal mula daerah Cigondewah hingga menjadi pusat kain adalah sejak seorang warga bernama H. Kohir membuka usaha berjualan kain tekstil. Warga Cigondewah lain mengikuti jejak usaha H. Kohir.

Tekstil yang dijual di Cigondewah tidak hanya barang sisa ekspor, tapi banyak pula toko yang menjual bahan tekstil yang masih baru.

Keunikan kawasan wisata belanja kain Cigondewah ini adalah transksi menggunakan sistem penjualan “kiloan”. Setelah konsumen dan penjual menyepakati harga, kain yang hendak dibeli itu ditimbang layaknya membeli beras atau buah-buahan. Namun, sistem pengukuran juga masih ada.

Kawasan Wisata Belanka Kain atau Sentra Tekstil Cigondewah ini bisa dijangkau menggunakan angkot jurusan Cipatik-Tegallega, jurusan Ciwastra-Cijerah.

Jika memakai kendaraan pribadi, keluar dari pintu Tol Kopo - belok kiri - masuk Cirangrang/Cibolerang - belok kanan ke arah Cigondewah Rahayu - Cigondewah Kaler.

Itulah Top 10 Tempat Wisata Belanja Murah Meriah Berkualitas di Kota Bandung. Anda bisa cek juga Daftar FO & Distro di Kota Bandung untuk tempat wisata belanja. (http://www.bandungaktual.com).*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Top 25 Tempat Wisata Kuliner Populer & Favorit di Kota Bandung

Daftar 25 Tempat Makan Enak, Lezat, dan Asyik di Kota Bandung.

BandungAktual.com -- Kota Bandung dikenal dengan wisata kulinernya yang enak, selain dikenal sebagai wisata belanja dan surga fashion dan julukan lainnya.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini alamat, menu, dan ulasan ringkas 25 tempat wisata kuliner terpopuler dan terfavorit di kota Bandung plus Lembang Kabupaten Bandung.

Tempat Kuliner Terpopuler & Terfavorit di Kota Bandung terdiri dari berbagai "kategori", mulai dari kuliner kali lima, warung nasi, rumah makan, restoran, cafe, hingga resto di hotel.

1. Sate Pak Gino -- Jl. Sunda No 76 Bandung.

Sate Pak Gino
Salah satu tempat wisata kuliner populer dan favorit di dalam kota Bandung ini menyajikan sate berbahan dasar daging kambing yang sangat lezat. 

Menu lain yang disediakan Sate Pak Gino a.l. tongseng kambing, sate buntel, sop kambing, nasi goreng kambing, gule kambing, dan masih banyak lagi.

Sate Pak Gino membuka cabang di Jl. Supratman No. 104 dan Jl. Ahmad Yani No. 361 Bandung.

2. Sate Anggrek -- Jl. Anggrek (Riau) Kota Bandung

Sate Anggrek Bandung
Sate Anggrek Bandung adalah tempat wisata kuliner sate terpopuler dan terfavorit di Kota Bandung.

Terletak di tempat strategis, di perempatan/persimpangan Jl. Anggrek dan Jl. LLRE Martadinata (Jl. Riau), Sate Anggrek Bandung merupakan salah satu kuliner legendaris makanan sate di Kota Bandung.

Disebut Sate Anggrek karena lokasinya di Jalan Anggrek.

Buka mulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga malam, Sate Anggrek menyajikan beberapa jenis sate, seperti sate kambing, sate sapi, sate ayam, dan sate telur.

Ciri khas Sate Anggrek ini yakni mempunyai ukuran cukup besar, mempunyai daging yang empuk, dan tidak berbau. Sate Anggrek ini juga menyediakan menu soto sulung.

3. Iga Bakar Buncit -- Jl. LLRE Martadinata (Jalan Riau) No. 62 Bandung.

Iga Bakar
Iga Bakar Buncit adalah tempat wisata kuliner populer di kota Bandung yang menyediakan menu iga bakar.

Dengan tagline iga bakar paling enak nomor 2 di seluruh dunia, iga bakar di sini sangat lezat.

4. Iga Bakar Si Jangkung - Jl. Cipaganti No. 75B Pasteur Bandung.


Nama "Si Jangkung" diambil dari pemiliknya yang betubuh yang sangat tinggi (jangkung). Sajian Iga Bakar Si Jangkung dihidangkan tanpa tulang.

5. Nasi Kalong - Jl. LLRE Martadinata (Jalan Riau) No. 102 Bandung

Nasi Kalong
Kalong adalah sejenis binatang mamalia bersayap yang sering berkeliaran di malam hari. Nasi Kalong tidak menyajikan menu daging kalong. 

Disebut "kalong" merujuk pada selalu ramainya tempat ini di malam hari.

Tempat kuliner Nasi Kalong di Bandung ini buka setiap hari, mulai jam 19.00 WIB hingga dini hari. 

Menu favoritnya berupa nasi hitam dengan sekitar 20 jenis lauk-pauk --ayam goreng madu, tumis buncis bakar, tahu goreng, dan lainnya.

Nasi hitam berbahan beras merah yang dimasak dengan menggunakan bumbu kluwak sehingga warnanya mendekati hitam.

6. Batagor Hanjuang -- Jl. Astina Kota Bandung

Batagor Hanjuang
Batagor --singkatan dari Baso Tahu Goreng-- adalah jajanan khas Bandung yang mengadaptasi gaya Tionghoa-Indonesia dan kini sudah dikenal hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Di kota Bandung, kuliner ini bisa ditemukan di banyak tempat, namun Batagor Hanjuang adalah tempat wisata kuliner kaki lima yang sangat terkenal di Kota Bandung.

Lokasinya tepat di belakang Istana Plaza (IP) Bandung. 

Kelebihan Batagor Hanjuang ini yakni ikan tenggirinya sangat lezat, bumbu kacang yang mempunyai cita rasa khas, dan tidak terlalu berminyak.

7. Rumah Sosis - Jl. Dr. Setiabudhi No. 293-295 Sukasari Kota Bandung

Rumah Sosis adalah tujuan yang tepat untuk hiburan keluarga. Menu utama Rumah Sosis adalah berbagai jenis makanan dengan bahan dasar sosis yang beragam --sosis ayam, sosis sapi, dan sosis ikan. 

8. Cie Rasa Loom Buah Batu - Jl. Terusan Buah Batu No. 154 Bandung

Cie Rasa Loom adalah tempat wisata kuliner di Bandung dengan menu andalan berupa Mie Aceh. Buka setiap hari selama 24 jam.

Menu andalan mie aceh karena pemiliknya seorang warga Aceh yang dikenal piawai memasak. Cie Rasa Loom artinya “Coba Rasakan Lagi”.

9. Kampung Daun - Jl. Sersan Bajuri KM. 4.7 Villa Triniti, Lembang, Bandung

Salah satu tempat wisata kuliner terpopuler dan terfavorit di Kota Bandung menawarkan suasana layaknya pedesaan yang tenteram dan suasana romantis di malam hari.

Menu makanan yang disajikan di salah satu tempat wisata kuliner Kota Bandung a.l. baso tahu goreng (batagor), iga bakar, surabi, steak, nasi liwet, nasi bakar, gurame bakar, sop buntut, bebek bakar, dan nasi timbel.

10. Roemah Nenek Resto Cafe - Jl. Taman Cibeunying Selatan No. 47, Bandung


Roemah Nenek Resto Cafe adalah destinasi wisata kuliner favorit di Bandung yang menyajikan bermacam-macam menu Eropa, seperti pizza bakar, pasta, chicken tarragon, nasi lidah jamur, serta berbagai macam masakan lokal. 

11. Raja Rasa - Jl. Setra Ria No. 1 (Depan Mall Setra Sari) Bandung 

Tempat wisata kuliner di Kota Bandung ini menawarkan menu andalan seafood dengan menu kuliner lain, seperti udang saos keraton, ayam bakar, kangkung hotplate, sop iga, gurami bakar Jimbaran, kerang hijau pedas, cumi goreng, sup kepiting, dan krapu saos kecap. 

Restoran Raja Rasa di Kota Bandung ini juga menawarkan menu makanan yang bisa disantap hingga empat orang.

Restoran ini mengusung nuansa etnik khas nusantara, dengan ornamen-ornamen kayu yang khas. Bawah restoran menyediakan kolam ikan koi.

Raja Rasa juga menyediakan WiFi gratis bagi pengunjung yang butuh dengan akses internet saat menikmati hidangan lezat yang dipesan.

12. Maja House - Jl. Sersan Bajuri No. 72, Lembang, Bandung (Hotel Stevie G, Lembang).

Tempat wisata kuliner di kawasan sejuk Lembang Bandung ini bukan hanya menawarkan menu makanan enak, tapi juga pemandangan keindahan alam. Menu favorit di Maja House adalah spaghetti dan steak.

Uniknya, resto kuliner di Hotel Stevie G ini menyediakan kasur dan selimut untuk pengunjung yang tidak tahan dengan dinginnya udara di kawasan Lembang, selain meja dan kursi.

13. Paskal Food Market -- Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No. 25-27 Bandung


Paskal Food Market
Paskal Food Market adalah tempat wisata kuliner dengan ruang terbuka di area Pasir Kaliki, dekat kawasan Stasiun Bandung. Dengan penerangan lampu dan obor yang dimodifikasi, suasana di tempat ini kian romantis di malam hari.

Sekitar 100 penjual makanan ada di sini, mulai dari kuliner khas Bandung hingga makanan luar negeru --Jepang, Korea, dan makanan khas Eropa.

Hanya dengan uang Rp10 ribu pengunjung sudah bisa menikmati menu lezat di Paskal Foof Market. Harga kuliner yang terjangkau ini membuat Paskal Food Market sering dipenuhi anak-anak muda dan pelajar. 

Daya tarik lainnya, Paskal Food Market dilengkapi dengan wahana kolam renang. 

14. Yoghurt Cisangkuy -- Jl. Cisangkuy No. 85 Bandung

Yoghurt Cisangkuy masuk ke dalam daftar wisata kuliner favorit di Bandung antara lain karena rasanya terasa lebih manis. 

Bahkan, rasa yoghurt bisa disesuaikan dengan permintaan pemesan. Yoghurt Cisangkuy menyediakan macam-macam rasa --sstrawberry, anggur, lecci, mocca, dan coklat.

15. Atmosphere Resort Cafe -- Jl. Lengkong Besar No. 97 Bandung


Tempat wisata kuliner di dekat jantung kota Bandung ini menyediakan makanan khas Eropa, namun dengan konsep tempat duduk lesehan. Dengan menu utama steak, Atmosphere Resort Cafe berkapasitas lebih dari 650 pengunjung.

16. Pino Pizza -- Jl. Buah Batu No. 140 Bandung


Pino Pizza adalah tempat kuliner populer dan favorit di Bandung bagi kalngan penggemar menu ala Italia. Pino Pizza menyajikan menu utama seperti pizza, salad, dan pasta dengan harga terjangkau.

Hanya dengan Rp45 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati sajian pizza lezat ala Eropa, selain bisa asyik untuk nongkrong.

17. Jigoku Ramen -- Jl. Cikutra No. 143 Bandung


Jigoku Ramen
Jigoku Ramen adalah tempat wisata kuliner Bandung untuk pecinta makanan Jepang. Uniknya, makanan Jepang ini diolah secara khas ala Bumi Priangan.

Harganya pun jauh lebih murah dibandingkan makanan Jepang di restoran-restoran mewah.

Olahan mie di Jigoku Ramen Bandung diproses secara manual, tanpa menggunakan mesin dan tidak menggunakan tambahan zat pewarna, sehingga rasanya benar-benar alami. 

Menu ala Jepang yang tersedia di Jigoku Ramen adalah Jigoku Ramen Original, King of Jigoku Ramen, Jigoku Ramen Sausage Beef Frank, Jigoku Ramen Meat Ball with BBQ Sauce, Jigoku Ramen Chicken Terriyaki, Jigoku Ramen Sirloin Blavia, dan Jigoku Ramen Ebi Furai.

18. Sapu Lidi -- Jalan Sersan Bajuri, Kompleks Graha Puspa, Lembang, Bandung


Sapu Lidi Bandung adalah tempat makanan dan penginapan yang ada di daerah Lembang. Tempat kuliner terpopuler dan terfavorit di kawasan Bandung ini menawarkan sensasi restoran khas Sunda yang unik. 

Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan khas pedesaan --makan di tempat berupa saung beralaskan tikar yang dekat dengan sawah. Menu makanan khas Sunda dan daerah lain serta makanan kelas Eropa bisa dinikmati di Sapu Lidi.

19. Nasi Goreng Mafia -- Jl. Purwakarta No. 28 Antapani Bandung

Nasi Goreng Mafia
Menyediakan nasi goreng yang lezat, penamaan menu di Nasi Goreng Mafia menggunakan nama-nama unik, seperti Nasi Goreng Gangster, Nasi Goreng Triad, dan Nasi Goreng God Father --nama-nama yang erat hubungannya dengan mafia.

Menu utama di rumah makan Nasi Goreng Mafia ini adalah Nasi Goreng Preman. Hidangannya memiliki rasa yang khas dengan racikan bumbu rempah kencur yang dominan. 

Rasanya sangat kuat sehingga cocok untuk lidah orang Indonesia. Pengunjung dapat memilih level pedas sesuai yang diinginkan.

Alamat Nasi Goreng Mafia, selain di Jalan Purwakarta No. 28 Bandung, juga ada di Jl Dipati Ukur No. 51 dan Jl. Jalaprang No. 24, Bandung

20. Warunk Upnormal -- Jl Cihampelas No. 74 dan Jl. Suci No. 73 Bandung

Tempat wisata kuliner di kota Bandung ini populer di kalangan anak muda. Sambil meunggu pesanan, pengunjung bisa bermain monopoli.

Menu di Warunk Upnormal a.l. roti bakar green tea dan indomie upnormal. Selain menawarkan berbagai olahan berbahan dasar indomie, ada pula menu susu yang dipadukan dengan berbagai rasa. Menu nasi dan berbagai aneka kopi juga bisa dinikmati di Warung Upnormal.

21. Waroeng Setiabudhi -- Jl. Setiabudhi No. 175 Gegerkalong Bandung


Waroeng Setiabudhi
Sesuai dengan namanya, tempat wisata kuliter terkenal ini ada di kawasan Jalan Setiabudi, Gegerkalong, Kota Bandung.

Menu andalan Waroeng Setiabudhi ini adalah surabi yang dibuat dengan cara yang sangat tradisional, yakni dengna tungku arang yang terbuat dari tanah liat, juga baso kampung.

Berbagai pilihan rasa surabi yang bisa dinikmati a.l. Surabi Keju Coklat, Surabi Ayam Mayonaise dan lainnya.

Warung ini buka hingga jam 12 malam. Selain menu andalan surabi dan baso kampung, tersedia juga nasi plus ayam goreng, hotplate surabi, sosis plus kentang, dan berbagai minuman. Harganya sangat terjangkau, antara 10 ribuan hingga 30 ribuan.

22. Warung Nasi Ibu Imas -- Jl. Pungkur No. 81 Bandung


Lokaso Warung Nasi Ibu Imas tidak jauh dari Mal ITC Kebon Kalapa. Menyediakan makanan khas Sunda, warung nasi ini di buka 24 jam.

Menu khas Warung Nasi Ibu Imas a.l. karedok leunca, ayam bakar, juga nasi plus empal, paru, usus, udang, dan lainnya. 

23. Lisung Cafe -- Jl. Dago Pakar Timur No. 111 Bandung

Lisung Cafe mempunyai konsep romantis dengan dukungan lokasi sangat strategis. Tempat wisata kuliner Bandung di kawasan Dago Kota Bandung ini favorit bagi anak muda.

Lisung Cafe adalah tempat makan atau resto dengan nuansa alam. Dengan harga terjangkau, mulai dari Rp20.000, Lisung Cafe menyajian berbagai makanan dan minuman seperti umumnya sebuah kafe.

24. Steak Ranjang -- Jl. Dipati Ukur No. 68 Bandung

Lokasi Steak Ranjang di Seberang Pool CitiTrans Bandung. Menyajikan menu steak dengan harga sekitar Rp15.000-20.000. Steak Ranjang buka dari 12. 00 siang hingga 21. 00 WIB.

25. Warung Bu Eha -- Pasar Cihapit Bandung


Warung Bu Eha -- Pasar Cihapit Bandung
Warung Bu Eha ada di dalam Pasar Cihapit, Jl. Cihapit, Kota Bandung.

Berdiri sejak 1947, yakni pada zaman kemerdekaan, banyak pejuang kemerdekaan yang menyempatkan makan di warung yang sediakan makanan rumahan ini. 

Kabarnya, Presiden Soekarno serta istri keduanya asal Bandung, Inggit Garnasih, merupakan pelanggan setia Warung Bu Eha. 

Demikian 25 Tempat Kuliner Terpopuler & Terfavorit di Kota Bandung yang dihimpun BandungAktual dari berbagai sumber. 

Anda bisa menambahkan tempat wisata kuliner di Kota Bandung lainnya yang belum masuk daftar di kolom komentar. (http://www.bandungaktual.com).*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:
Semua Objek Wisata Jabar Akan Gunakan Nama Bandung

Semua Objek Wisata Jabar Akan Gunakan Nama Bandung

 Objek Wisata Jabar Akan Gunakan Nama Bandung
Bandung promosikan wisata Jabar dengan tagline The Wonder of West Java.

BandungAktual.com -- Semua objek wisata di Jawa Barat akan menggunakan nama Bandung. Menurut Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Kota Bandung mendapatkan kesempatan promosi dari Kementerian Pariwisata RI di luar negeri.

"Kota Bandung dipilih Kementerian Pariwisata sebagai satu dari tujuh kabupaten kota yang di-branding oleh Kemenpar," kata Ridwan Kamil, Selasa (12/7/2016).

Kota Bandung akan membuat logo promosi wisata untuk pasar luar negeri. "Syaratnya harus ada logo mirip ‘Wonderful Indonesia’," ujar Emil, sapaan akrabnya dikutip Tempo.

Di luar negeri, Kota Bandung akan mengusung tagline “The Wonder of West Java”. Tidak hanya mempromosikan potensi wisata dalam kota, tapi Kota Bandung juga akan mewakili semua potensi pariwisata di Jawa Barat.

Menurut Emil, Kementerian Pariwisata sudah melakukan survei dan memutuskan branding pariwisata Jawa Barat akan “dititipkan” ke Bandung. 

Kabupaten lainnya, seperti Garut, Tasikmalaya, dan lain-lain, akan bersinergi ke Bandung. “Di luar negeri pakai kata Bandung," ujarnya.  Brand pariwisata itu akan diluncurkan pada September 2016.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at: