Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

UINJek, Ojek Online Khusus Mahasiswa UIN Bandung

UINJek, Ojek Online Khusus Mahasiswa UIN Bandung
BandungAktual.com -- Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika UIN Bandung, Thareq Kemal Bachtiar, mendirikan  Ojek Online Khusus Mahasiswa UIN Bandung bernama UINJek.

Didirikan November 2016, layanan jasa transportasi berbasis online ini hanya melayani kalangan kampus UIN Bandung, terutama mahasiswa.

"Karena namanya UINJek, jadi sasarannya hanya mahasiswa UIN. Selain itu, dikhawatirkan risikonya besar jika kita menyediakan jasa di kampus lain,” kata Thareq dikutip laman Jurnal Pos Media.

Soal tarif, Thareq menjelaskan, antara Rp5.000 hingga Rp30.000. "Jarak dekat, seperti Manisi-Cipadung Rp.5.000 atau Manisi-Cileunyi Rp16.000. Tarif yang paling jauh kita patok Rp30.000 seperti Cibiru-Leuwi Panjang," kata Thareq yang mantan driver ojek online ternama.

UINJek menggunakan line sebagai aplikasi untuk memesan layanan jasa ojek. Setiap anggota yang dijadikan admin dapat melihat setiap pemesanan yang masuk.

Thareq berharap layanan UINJek dapat dijadikan tugas akhir (skripsi) dan mendapat izin tertulis dari pihak fakultas untuk beroperasi.

“Karena saya merupakan mahasiswa informatika yang membuat aplikasi dan semacamnya, jadi saya berharap UINJek ini dapat dijadikan tugas akhir yang digarap mulai dari sekarang,” ujarnya.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

10 Siswa SMA Pengejar Teroris Bom Bandung Dapat Penghargaan Wali Kota

10 Siswa SMA Pengejar Teroris Bom Bandung Dapat Penghargaan Wali Kota
BandungAktual.com -- Sepuluh siswa SMAN 6 Kota Bandung mendapatkan penghargaan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Selasa (28/2/2017).

Ke-10 pelajar tersebut dinilai melakukan aksi heroik saat insiden teror bom panci di Taman Pandawa, Kota Bandung, Senin (27/2/2017) pagi. Mereka mengejar pelaku usai meledakkan bom panci hingga terkepung di Kantor Kelurahan Arjuna, sebelum akhirnya dilumpuhkan oleh pihak kepolisian.

Berkat aksinya itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan hadiah kepada para siswa yang disebutnya bertindak di luar kebiasaan.

"Di luar kebiasaan, kelaziman, ternyata ada sekelompok anak sekolah di Bandung yang luar biasa dengan keberaniannya mencoba melumpuhkan teroris yang mencoba mengganggu keamanan Kota Bandung," kata Emil.

Hadiah yang disiapkan Ridwan Kamil itu berupa pemberian karangan bunga dan gelar sekolah teladan kepada sekolah asal para pelajar itu. Khusus bagi 10 anak tersebut, Emil memberikan seragam tempur Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung.

"Penghargaannya sementara saya kasih jaket rescue sebagai orang istimewa yang memang cocok dan cita-citanya jadi tentara juga, memang pas gitu," katanya.

Emil menilai, aksi para pelajar itu bisa memberikan inspirasi dan contoh bagi masyarakat Kota Bandung serta menguatkan kebersamaan akan tugas menjaga keamanan.

"Mereka luar biasa mengejar sampai ke Kantor Kelurahan (Arjuna) bahkan ikut membantu menyelamatkan staf kelurahan dan kemudian menutup pintu kelurahannya supaya polisi bisa datang dan mengisolir pelaku. Ini bisa menjadi inspirasi dan contoh juga," ucap Emil.

Kesepuluh siswa SMA 6 Kota Bandung kelas 11 IPS 3 adalah Lupy Muhammadtullah, M. Safi'i Nurhikmah, Difa Wahyu L, Azka Irvan, Althaf Azhar, Arfan, M. Alfi, M. Nafis Khan, Hendra Cahyadi, dan Hadi R.H. 

Penghargaan sebagai SMA Teladan diberikan kepada SMA 6 Bandung karena kontribusi pihak sekolah yang mendidik muridnya dalam menjaga keamanan sekitar. 

Emil juga mengingatkan, keamanan menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat. Jika semuanya dapat bekerja sama akan tercipta suasana dan kondisi Kota Bandung yang aman dan tentram.

Emil berharap tidak akan ada lagi kejadian kejahatan yang mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat Kota Bandung.

Salah satu siswa, Lupy, menuturkan, ia bersama rekan-rekannya saat insiden peledakan bom panci di Taman Pandawa itu sedang berolahraga.

Setelah melihat pelaku peledaka, ia dan sembilan rekannya mengejar pelaku yang lari ke arah Keluarahan Arjuna yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi peledakan.

"Pada saat itu saya dan teman-teman sedang berolahraga di Taman Pandawa. seketika saya mendengar suara ledakan, lalu ada seorang pria yang mencurigakan dan lari ke arah Kelurahan dan masuk sambil memegang senjata pisau dan mengancam orang sekitarnya. Saya teriaki teroris sehingga pegawai kelurahan pada keluar," tuturnya. (Liputan6/Pikiran Rakyat).*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Terkait Kehadiran, Ratusan Dosen UIN SGD Bandung Terancam Sanksi

Terkait Kehadiran, Ratusan Dosen UIN SGD Bandung Terancam Sanksi
BandungAktual.com -- Sebanyak 621 dari 642 orang dosen, termasuk profesor dan doktor, di lingkungan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung terancam sanksi dari Kementerian Agama (Kemenag).

Ke-621 orang dosen tersebut dinilai tidak melakukan pencatatan kehadiran atau absensi dengan benar.

Sanksi yang diberikan Kemenang beragam, mulai dari lisan hingga pemecatan tidak hormat.

Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Bandung, Dudang Ghozali, membenarkan sanksi yang diberikan kepada 621 dosen tersebut, namun ditegaskannya sanksi tersebut masih belum diterapkan.

"Itu 'kan masih temuan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Kemenag, kita masih menindaklanjutinya,” jelas Dudang, Kamis (5/1/2016), dikutip laman Cakrawalamedia.
Dalam tiga bulan terakhir, para dosen UIN Bandung diwajibkan mengisi absensi dengan menggunakan absen elekronik. Namun, menurut Dudang, penggunaan absen elekronik tidak begitu efektif, terutama bagi para dosen yang memiliki tugas penelian dan mengajar di luar kampus.

Seorang dosen UIN Bandung yang turut dipanggil pimpinan fakultas menyebutkan, absen elektronik bagi para dosen tidak tepat digunakan. 

Pasalnya, dosen perguruan tinggi bukan hanya bertugas mengajar di kelas, namun juga pengabdian pada masyarakat dan penelitian, sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi --Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

17.000 Anggota Pramuka Kemah Bakti di Stadion GBLA

17.000 Anggota Pramuka Kemah Bakti di Stadion GBLA
BandungAktual.com -- Sekitar 17.000 anggota Pramuka se-Kota Bandung berkumpul di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage guna mengikuti Gebyar HUT ke-55 Pramuka Tingkat Kota Bandung, Jumat-Sabtu 16-17 Desember 2016.

Menurut Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung, Yossi Irianto, acara akbar bertajuk Kemah Bakti tersebut diikuti anggota pramuka di segala tingkatan, mulai dari siaga, penggalang, penegak, hingga pandega.

"Para peserta akan mewakili seluruh gugus depan di tingkat cabang dan ranting. Kita juga melibatkan para pramuka di Satuan Karya (Saka), seperi Saka Bhayangkara, Saka Wanabakti, Saka Dirgantara, dan sebagainya," jelasnya dikutip Pikiran Rakyat.

Kemah Bakti di GBLA ini bertujuan melatih para pramuka agar mampu menjadi pemimpin masa depan. Di dalamnya, panitia telah menyiapkan serangkaian agenda untuk mencetak pramuka-pramuka yang siap mengabdi kepada masyarakat.

"Pramuka dengan jiwa survival-nya harus bisa mempertahankan kemandirian dan bisa tampil sebagai garda terdepan. Maka dari itu mereka harus dibekali dengan persiapan-persiapan agar bisa juga bersaing di tingkat global," imbuh Yossi.

Dalam Kemah Bakti para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang menguji ketangkasan dan keterampilan, seperti lomba semaphore, morse, lomba poster, giat rotasi wawasan dan pengetahuan, lomba pioneering, hasta karya, hingga pentas seni.

Selain itu, para peserta juga akan dibekali pengetahuan evakuasi dan tanggap bencana agar mereka bisa menjadi penolong pertama saat terjadi peristiwa kebencanaan di Kota Bandung.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Ridwal Kamil Pecat Sembilan Kepala Sekolah di Kota Bandung Akibat Pungli

Ridwal Kamil Pecat Sembilan Kepala Sekolah di Kota Bandung Akibat Pungli
Selain memecat 9 Kepala SMP, Emil juga memberi sanksi kepada 5 Kepala SD dan 5 Kepala SMA.

BandungAktual.com -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memecat sembilan kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) karena terbukti menerima gratifikasi dan melakukan praktik pungutan liar (pungli).

"Jadi kesembilan kepala sekolah ini melakukan pelanggaran keras dan diberhentikan dengan tidak hormat," katanya Ridwan Kamil, Kamis (20/10/2016).

Kesembilan kepala sekolah yang dipecat tersebut, adalah Kepala Sekolah SDN Sabang, SDN Banjarsari, SDN Cijagra 1 dan 2, SMPN 2, SMPN 5, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 13, dan SMPN 44 Kota Bandung. 

Menurut Emil --sapaan akrabnya, pemecatan terhadap sembilan kepala sekolah tersebut dilakukan setelah melalui penyelidikan bersama inspektorat. 

"Sebenarnya ada 19 kepala sekolah yang melakukan pelanggaran, namun hanya sembilan orang yang terbukti melakukan pelanggaran berat dan langsung diberikan hukuman yang efektif berlaku mulai hari ini (Kamis 20 Oktober 2016)," katanya.

Emil menambahkan, lima kepala sekolah SD diberikan skorsing selama tiga bulan dari jabatannya dan penundaan kenaikan jabatan, yakni Kepala Sekolah SDN Soka, SDN Bina Harapan 1 dan 2, SDN Centeh, SDN Halimun, dan SDN Nilem. 

Terungkapnya pelanggaran administrasi hingga pungutan liar para kepala sekolah itu berasal dari informasi masyarakat saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Juni 2016. 

"Prosesnya itu setelah menerima aduan, penyelidikan dilakukan sekitar tiga bulan untuk pembuktian atas aduan yang ada atau yang dilaporkan," kata Emil.

Diungkapkannya, pelanggaran yang dilakukan para kepala sekolah bervariasi, mulai dari terbukti menerima hasil tidak sah dari penjualan kepada anak sekolah, penjualan buku dan seragam yang tidak semestinya, penerimaan yang tidak dilaporkan atas pengelolaan barang daerah, dan dugaan gratifikasi dari penerimaan mutasi siswa baru (pungli).

"Ada juga penerimaan sewa kantin sekolah (aset pemerintah) yang tak dicantumkan dalam Rencana Kerja Sekolah," imbuhnya.

"Selama tiga bulan inspektorat sudah melakukan penyelidikan terhadap aduan warga. Aduan yang juga hadir melalui Ombudsman terkait adanya maladministrasi dan aliran pungli yang juga jadi perhatian kita," ucapnya.

Selain Kepala Sekolah SD dan SMP, Emil juga memberikan sanksi kepada lima Kepala Sekolah SMA Negeri di Kota Bandung.

"Karena SMA sudah dilimpahkan ke Pemprov Jabar, hukuman itu bentuknya rekomendasi apakah nanti (pemberian sanksi) oleh gubernur, atau melimpahkan lagi ke wali kota karena terjadi sebelum pelimpahan wewenang. Ini sedang ditunggu hasil jawaban provinsi, jadi semua kita sampaikan," tuturnya.

Daftar 19 Kepala Sekolah yang Disanksi Wali Kota Bandung

Kepsek yang diskorsing tiga bulan dan dihukum penundaan kenaikan pangkat:
  1. SDN Soka
  2. SDN Bina Harapan 1 dan 2
  3. SDN Centeh
  4. SDN Halimun
  5. SDN Nilem

Kepala sekolah yang diberhentikan dari jabatan:
  1. SDN Sabang
  2. SDN Banjarsari
  3. SDN Cijagra 1-2
  4. SMPN 2
  5. SMPN 5
  6. SMPN 13
  7. SMPN 6
  8. SMPN 7 
  9. SMPN 44

Tindakan tegas bagi lima 
Kepala Sekolah SMA 
  1. SMAN 2
  2. SMAN 3
  3. SMAN 5
  4. SMAN 8 
  5. SMAN 9.
(Antara/Kompas).

Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

UIN SGD Bandung Lantik 5.985 Mahasiswa Baru 2016

UIN SGD Bandung Lantik 5.985 Mahasiswa Baru 2016
BandungAktual.com -- Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung melantik 5.985 mahasiswa baru 2016 yang diterima melalui berbagai jalur masuk, Senin (29/8/2016).

Dilansir situs resmi UIN Bandung, jumlah pendaftar ke UIN Bandung tahun ini mencapai 60.000 orang. Jumlah yang diterima sekitar 10 persen.

Para mahasiswa baru tersebut mendapatkan pembekalan dalam "Orientasi Pengenalan Akademik" (Opak) pada 29-31 Agustus 2016 yang dibuka oleh Rektor UIN Bandung, Prof. Dr. Mahmud, M.Si.

"Dengan proses seleksi yang ketat ini diharapkan akan muncul mahasiswa-mahasiswa UIN SGD yang berkualitas," harapnya.

Menurut Mahmud, mahasiswa UIN Bandung dituntut menunjukkan prestasi. "Seperti yang baru saja diraih, juara dua hafalan Alquran 30 juz tingkat internasional di Arab Saudi atas nama Rif'at Albana. Dengan prestasi ini, maka mahasiswa Fakultas Ushuluddin itu diundang Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji, sedangkan pimpinan UIN SGD memberikan beasiswa kuliah sampai S-2," ucapnya.

Mahmud mengajak para mahasiswa baru untuk memanjatkan syukur dengan cara belajar dan berlatih secara baik.

"Fasilitas dan waktu yang diberikan sama kepada tiap mahasiswa, namun hasilnya akan beda karena tergantung niat dan kemauan para mahasiswa," ujarnya.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Jadwal, Shelter, dan Rute Bus Sekolah Gratis Kota Bandung

Jadwal & Rute Bus Sekolah Gratis Kota Bandung
Jadwal, Shelter, dan Rute Bus Sekolah Gratis Kota Bandung Terbaru.

BandungAktual.com -- Sejak tahun lalu Pemerintah Kota Bandung menyediakan sejumlah unit Bus Sekolah Gratis untuk anak sekolah SD, SMP, SMA, dan sederajat di Kota Bandung.

Sempat mendapat protes dari para sopor angkutan kota, program bus sekolah gratis ini tetap berjalan dan mendapat sambutan positif pelajar kota Bandung.

Jadwal bis sekolah dibagi dalam tiga shift, yaitu pagi, siang, dan sore, dengan empat rute, yaitu Antapani - Ledeng (PP), Dago - Leuwipanjang (PP), Cibiru - Cibeureum (PP), dan Cibiru - Asia Afrika (PP).

Jadwal Bus Sekolah Gratis Kota Bandung

Waktu operasional bis sekolah tersebut dibagi dalam tiga shif:
  1. Shift 1 (pagi) pukul 05.00-07.30 WIB
  2. Shift 2 (siang) pukul 11.00-14.00 WIB
  3. Shift 3 (sore) pukul 16.00-18.30 WIB


Rute Bus Sekolah Gratis Kota Bandung

BS 01 Antapani-Ledeng (Pergi) : Terminal Antapani - Jl. Terusan Jakarta - Jl. Jakarta -Jl. Supratman - Jl. Lapang Supratman - Taman Pramuka - Jl. LL. Martadinata (Riau) - Jl. Merdeka - Jl. Wastukencana - Jl. Pajajaran - Jl. Cipaganti - Jl. Dr. Setiabudi - Terminal Ledeng.

BS 01 Ledeng-Antapani (Pulang): Terminal Ledeng - Jl. Dr. Setiabudi - Jl. Cihampelas - Jl. Wastukencana - Jl. LL. Martadinata (Riau) - Jl. Ahmad Yani - Jl. Ibrahim Ajie - Jl. Terusan Jakarta -Terminal Antapani.

BS 02 Dago-Leuwi Panjang (Pergi): Terminal Dago - Jl. Ir. H. Juanda - Jl. Merdeka - Jl. Tamblong -Jl. Lembong - Jl. Lengkong Besar - Jl. Lengkong Kecil - Jl. Inggit Ganasih - Jl. Otista - Jl.Peta - Jl. Leuwi Panjang - Terminal Leuwi Panjang.

BS 02 Leuwi Panjang-Dago (Pulang): Terminal Leuwi Panjang - Jl. Leuwi Panjang - Jl.Peta - Jl. M. Ramdan - Jl. Karapitan - Jl. Sunda - Jl. Sumbawa - Jl. Belitung - Jl. Sumatera - Jl. Aceh - Jl. Seram-Jl. LL. Martadinata (Riau) - Jl. Ir. H. Juanda - Terminal Dago.

BS 03 Cibiru-Asia Afrika (PP) : Jl. Otista - Jl. Inggit Ganarsih Ciateul - Jl Buah Batu - Jl. Soekarno Hatta - Jl Buah Batu - Jl Karapitan - Jl. Asia Afrika

BS 04 Cibiru-Cibeureum (PP): Jl Cibeureum Elang - Jl Soekarno Hatta - Cibiru.

Shelter & Rute Bus Sekolah Gratis Kota Bandung

Shelter & Rute Bus Sekolah Gratis Kota Bandung

Shelter & Rute Bus Sekolah Gratis Kota Bandung

Shelter & Rute Bus Sekolah Gratis Kota Bandung

Shelter & Rute Bus Sekolah Gratis Kota Bandung



Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung Sepi Orangtua

BandungAktual.com -- Hari pertama sekolah tahun ajaran 2016/2017 di SMAN 27 Bandung, Senin (18/7/2016), diwarnai kehadiran sejumlah orangtua yang mengantarkan anaknya yang menjadi siswa baru.
Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung
Orangtua yang tampak mengantarkan anaknya hingga gerbang sekolah tampak lebih sedikit dibandingkan jumlah siswa baru SMA 27 yang berlokasi di Kelurahan Rancanumpang dekat Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Bandung ini.

Selain karena bukan lagi anak usia TK atau SD, sepinya orangtua turut mengantarkan anaknya juga karena kesibukan dan jarak sekolah dengan rumah siswa yang cukup dekat.

Tahun ajaran baru 2016-2017, selain menghapus masa orientasi siswa (MOS) yang berbau perpeloncoan dan kekerasan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mengimbau kepada para orangtua untuk mengantar anak-anaknya di hari pertama sekolah sebagai bentuk kepedulian sekaligus menjalin hubungan baik dengan pihak sekolah.

Di SMAN 27 Bandung, orang tua yang mengantarkan anaknya, selain sedikit, juga hanya berdiri di depan pintu gerbang sekolah, beberapa di antaranya masuk untuk menyaksikan anaknya berbaris di lapangan depan ruang kelas.

Menurut panitia, kegiatan Masa Pengenalan Sekolah (MPLS) di SMAN 27 Bandung baru dimulai Selasa (19/7/2016).

Berikut ini foto-foto kegiatan hari pertama sekolah di SMAN 27 Bandung, Senin (18/7/2016).

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Hari Pertama Sekolah di SMAN 27 Bandung

Kegiatan MPLS SMAN 27 Bandung dimulai Pkl. 06.45 s.d. 14.00 WIB. Hari pertama (19/7/2016) antara lain Mencari Teman, Ice Breaking, Streaching, Dinamika Kelompok, Tim Building, Aktualisasi Diri, dan Outbond.

Hari kedua diisi pembekalan visi misi, keliling sekolah, penanaman pohon, dan penampilan unjuk kabisa.

Hari ketiga atau terakhir, kegiatan MPLS SMAN 27 Bandung diisi materi tentang peran dan fungsi BK, tes kecerdasan dan angket orangtua siswa, program Komite Sekolah, bela negara, serta adab dan norma pergaulan.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at: