Showing posts with label Agama. Show all posts
Showing posts with label Agama. Show all posts

Tempat Hiburan di Bandung Wajib Tutup Selama Ramadhan

Tempat hiburan yang wajib tutup selama Ramadhan a.l. spa, panti pijat, karaoke, klub malam, sauna, diskotik, biliar, dan sanggar seni. 

Tempat Hiburan di Bandung Wajib Tutup Selama Ramadhan
BandungAktual.com -- Semua tempat hiburan di Kota Bandung wajib tutup selama bulan suci Ramadan, terhitung mulai Sabtu 24 Mei sampai 27 Juni 2017.

Menurut Kepala Seksi Pembinaan Jasa Usaha Pariwisata Disbudpar Kota Bandung, Edward Parlindungan, surat edaran perintah penutupan sudah disebarkan pekan lalu.

"Penutupan selama ramadan sudah diberlakukan sejak 2012, sehingga tidak ada alasan pengusaha hiburan membuka usaha di bulan suci dengan alasan tidak terima surat edaran atau tidak tahu harus tutup," ujar Edward, Jumat (19/05/2017), dikutip Tribun Jabar.

Menurut Edward, tempat hiburan biasanya ditutup sehari menjelang bulan Ramadan, namun tahun ini tiga hari sebelum Ramadan, karena ada 24 hari besar keagamaan.

Tempat hiburan yang harus tutup antara lain, spa, panti pijat, karaoke, klub malam, sauna, diskotik, biliar (non-olahraga), dan sanggar seni. 

Tempat Hiburan di Bandung Wajib Tutup Selama Ramadhan
Edward berjanji akan melakukan koordinasi dengan aparat keamanan untuk mengawasi dan memonitor tempat hiburan selama Ramadan.

"Selama ini tak ada pengusaha hiburan yang bandel mencoba buka usahanya di bulan suci Ramadan karena saksinya berat pencabutan izin usaha," ujar Edward.

Dikemukakan, jumlah tempat hiburan di Kota Bandung ada 200 lokasi. "Jika masyarakat menemukan ada tempat hiburan buka di bulan suci Ramadan, agar melaporkan ke Dinas Pariwisata atau ke Satpol PP untuk ditindak," ujarnya.

Tempat hiburan di Kota Bandung wajib tutup selama Ramadhan juga diberlakukan tahun lalu.

Penutupan tempat hiburan selama Ramadhan tidak hanya terjadi di kota Bandung. Pemerintah kota lain pun banyak yang mengeluarkan larangan serupa demi menghormati kaum Muslim yang beribadah puasa.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Sambut Ramadhan, Masjid Raya Bandung Gelar Bandung Lautan Mengaji

Sambut Ramadhan, Masjid Raya Bandung Gelar Bandung Lautan Mengaji
Sambut Ramadhan, Masjid Raya Bandung Jawa Barat Gelar Bandung Lautan Mengaji Sabtu 20 Mei 2017.

BandungAktual.com -- Menyambut tibanya bulan puasa Ramadhan 1438 H, Masjid Raya Bandung (d/h Masjid Agung Alun-Alun Bandung) menjadi tempat Bandung Lautan Mengaji, Sabtu 20 Mei 2017.

Menurut rencana, acara bagian dari Nusantara Mengaji ini akan diikuti puluhan ribu santri dari berbagai wilayah di Jawa Barat yang akan membaca Al-Quran 30 Juz atau mengkhatamkan Al-Quran.

Koordinator Wilayah Jawa Barat Nusantara Mengaji, Cucun A Syamsurizal, mengatakan, Bandung Lautan Mengaji tersebut akan dipimpin langsung inisiator Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar.

Sambut Ramadhan, Masjid Raya Bandung Gelar Bandung Lautan Mengaji
Selain menyambut bulan Ramadan, Bandung Lautan Mengaji bertujuan menguatkan dan menggugah semangat anak bangsa terutama umat Islam.

"Ini bertujuan merekatkan kembali anak bangsa. Karena pimpinan-pimpinan hingga presiden sudah khawatir jika tidak direkatkan. Nanti ada semboyan cinta tanah air menjadi bagian dari iman," ujar Cucun, Kamis (18/5/2017), dikutip Tribun Jabar.
Saat Bandung Lautan Mengaji berlangsung, para peserta akan berkumpul sejak pukul 03.00 WIB dan akan Salat Tahajud. Setelah itu para peserta memulai mukadimah 1000 kali khatam Al-Quran.

"Setelah Subuh berjemaah lanjut berjalan ke Monumen Bandung Lautan Api untuk jalan santai dan mengikuti orasi kebangsaan sekaligus pembagian doorprize yang hadiah utamanya umrah," katanya.

Event Nusantara Mengaji akan digelar di berbagai wilayah di Indonesia dengan target hingga 500 ribu kali khataman Al-Quran.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung
Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung dan Kota Lain di Indonesia.

BandungAktual.com -- Bulan Suci Umat Islam, Ramadhan, segera tiba. Awal Ramadhan kemungkinan Sabtu 27 Mei 2017.

Jadwal Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung dan Kota Lain di Indonesia sudah dirilis Kementerian Agama RI lewat situs resmi Sistem Informasi Hisab dan Rukyat atau Sihat, yakni Sihat Kemenag RI.

Jadwal Imsakiyah Kota Bandung dan kota-kota lainnya di Indonesia bisa dilihat dan didownload di sana.

Berikut ini Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M untuk Kota Bandung.

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung


Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung

Demikian Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung. Jadwal Imsakiyah lebih jelas dan lengkap di laman resmi Sihat Kemenag RI atau laman Kanwil Kemenag Jabar:

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Kota Bandung & Kota Lainnya di Jabar

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung versi Black & White.

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M Kota Bandung.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Aksi Bela Ulama di Bandung Dihadiri Sekitar 30 Ribu Umat Islam

Aksi Bela Ulama di Bandung Dihadiri Sekitar 30 Ribu Umat Islam
BandungAktual.com -- Aksi bela ulama di Bandung, Kamis (26/1/2017), dihadiri sekitar 30 umat Islam.

Aksi menolak kriminalisasi ulama ini diawali dengan shalat Subuh berjamaah Masjid Pusdai Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, sebelum bergerak ke kawasan Gasibu di depan Gedung Sate.

Massa mendesak Polda Jabar menghentikan proses hukum terhadap tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Massa juga menentang premanisme dan komunisme yang dinilai menunjukkan kebangkitan kembali di tanah air.

Selama perjalanan dari Masjid Pusdai ke Gasibu, massa menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung dan sesekali menyuarakan gema takbir. Mereka juga membentuk barikade mencegah penyusup.

Berbagai atribut yang berisi berbagai aspirasi dibentangkan oleh massa. Di antaranya 'Copot Kapolda Jabar dan Bubarkan GMBI', 'Kami Siap Ganyang PKI', 'Hidup Mulia atau Mati Syahid Demi Bela Islam dan NKRI'.

Koordinator aksi bela ulama, Asep Syaripudin, menyatakan permintaan penghentian proses hukum terhadap Habib Rizieq itu beralasan. Pasalnya, proses hukum terhadap Rizieq Shihab kental muatan politik.

"Kami melihat apa yang dilakukan kepada (Rizieq Shihab) subtansi hukumnya tidak ada, tapi lebih kepada muatan politik," kata Asep dalam orasinya seperti dilansir detikcom.

Rizieq Shihab sedang menjalani proses hukum di Polda Jabar dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila.  Rizieq dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri dan telah menjalani pemeriksaan perdana di Polda Jabar, Kamis (12/1/2017).

Asep menilai Rizieq hanya mengkritik poin-poin Pancasila usulan Sukarno, bukan melakukan penghinaan terhadap Pancasila seperti yang dituduhkan Sukmawati Soekarnoputri.

"Kami tidak akan terima dan rela ulama dikriminalisasi. Kami akan bergerak dan mendukung. Kalau Rizieq Shihab nanti dipanggil lagi, kami siap mengawal," kata Asep.

Ia juga menyatakan telah meminta Kapolri Jendral Tito Karnavian untuk mencopot Irjen Pol Anton Charliyan dari jabatannya sebagai Kapolda Jabar.

Hingga saat ini, terdapat sekitar enam laporan dugaan pidana yang dilakukan Rizieq. Lima dilaporkan ke Polda Metro Jaya, dan satu ditangani oleh Polda Jawa Barat.

Keenam laporan itu dibagi dalam tiga kasus, yakni dugaan penyebaran ujaran kebencian, dugaan penistaan agama, dan dugaan penodaan terhadap lambang dan dasar negara.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Karyawan Muslim di Kota Bandung Diimbau Tak Dipaksa Pakai Baju Sinterklas

Karyawan Muslim di Kota Bandung Diimbau Tak Dipaksa Pakai Baju Sinterklas
BandungAktual.com -- Karyawan Muslim di Kota Bandung diimbau tidak dipaksa mengenakan baju atau asesoris khas Natal, Sinterklas.

Imbauan itu dikemukakan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Lewat akun Facebooknya, Emil mengimbau para pengusaha atau pemilik toko yang merayakan Natal agar tidak memaksa karyawan Muslim memakai atribut sinterklas.

"Untuk menghindari salah paham, dan cukup banyaknya komplain dari karyawan2 yang merasa terpaksa, Pemkot Bandung sudah berkirim surat kepada pemilik usaha/retail untuk tidak meminta karyawannya yang muslim mengenakan atribut sinterklas di penghujung tahun ini di luar keikhlasannya," katanya di akun Facebook resminya, Selasa (13/12/2016).

Emil mengakui, setiap keputusan selalu ada pro dan kontra. Namun hal ini, ia sudah mempertimbangkan kondisi sosio kultural yang ada. Ia berharap agar keputusan ini bisa dipahami dengan baik sebelum adanya salah paham.

"Semoga hal ini bisa dipahami dengan baik sebelum salah paham membesar tidak pada tempatnya. Damai selalu untuk kota Bandung tercinta ini. Mohon maaf sebelumnya. Hatur Nuhun," jelasnya.

Selain di Facebook, Emil juga menjelaskan soal imbauan ini di akun Twitter resminya, Selasa (13/12/2016). 

"Banyak karyawan yang komplain masuk ke saya karena merasa terpaksa. sebelum ditunggangi hal2 yg tidak semestinya, kami mengantisipasi," ujarnya.

Kemudian ada pertanyaan dari salah satu pengikutnya di Twitter bagaimana jika karyawan muslim bersedia memakai atribut sinterklas. Emil pun menjawab, "Jika muslim yg meminta silakan saja. asal mampu menjelaskan," tegas Emil.

Dilansir Tribun Jabar, Emil juga mengaku telah mengirimkan surat imbauan pada pemilik perusahaan dan ritel, untuk tidak meminta atau memaksa pegawainya menggunakan atribut sinterklas di luar keikhlasan para pegawainya.

Menurutnya, dia mendapatkan banyak laporan melalui pribadi bukan asosiasi, terkait pemakaian atribut sinterklas menjelang pengujung tahun. Hal itu, kata Emil sapaan akrabnya, menyebut menyangkut tentang keyakinan dan tidak dianggap hal yang kecil.

"Kami (Pemkot Bandung, Red) telah kirim surat imbauan pada pemilik usaha atau ritel untuk tidak meminta atau memaksa karyawannya memakai atribut sinterklas di luar keiklhasannya," kata Emil di Pendopo, Selasa (13/12/2016).*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Peserta Aksi 1212 di Bandung Capai 30 Ribu Orang

Peserta Aksi 1212 di Bandung Capai 30 Ribu Orang
Massa Aksi Salat Subuh dan Doa Bersama 1212 Bandung. Foto: Detik.com.*
BandungAktual.com -- Aksi 1212 berupa Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Pusdai dan Doa Bersama di Lapangan Gasibu, Senin, 12 Desember 2016, diikuti sekitar 30 Muslim se-Bandung Raya dan sekitarnya.

Lapangan Gasibu di depan Gedung Sate yang biasa dipakai warga untuk berolahraga itu tak sanggup menampung massa yang hadir dengan berseragam serba putih. 

Peserta Salat Subuh dan Doa Bersama 1212 kompak mengenakan pakaian beratribut warna putih. Lapangan Gasibu pun tampak putih karena banyaknya massa.

"Jumlah massa sekitar 25-30 ribu orang, sampai luber di sekitar lapangan,” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Bandung, Komisaris Besar Winarto, seusai acara.

Doa Bersama tersebut menjadi bagian acara perayaan 26 tahun Pondok Pesantren Daarut Tauhid pimpinan Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym. Bertema Pesantren Perekat NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), acara juga dirangkai dengan gerak jalan mengelilingi Gedung Sate.

Sebelum menuju ke Lapangan Gasibu dengan berjalan kaki melintasi Jalan Diponegoro, peserta mengikuti serangkaian acara Salat Subuh Berjamaah di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) yang berjarak hampir satu kilometer dari Lapangan Gasibu. 

Pantauan petugas kepolisian, peserta dari dalam dan luar Kota Bandung berdatangan sejak Ahad malam ke Masjid Pusdai, di antaranya menggunakan bus.

Menurut Winarto, rangkaian acara tersebut berjalan tertib dan lancar. Petugas keamanan ada yang mengenakan seragam maupun pakaian sipil di antaranya berkerudung. “Personel keamanan yang diturunkan sebanyak 3.665 orang gabungan polisi dan tentara,” kata Winarto dikutip Tempo.

Aksi 1212 juga diikuti Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito, dan Pangdam III Siliwangi Herindra. (Tempo/Antara/Detik).*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Aksi 1212 di Bandung

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Aksi 1212 di Bandung
BandungAktual.com -- Acara doa bersama bertajuk Aksi 1212 di Lapangan Gasibu Jln Diponegoro Kota Bandung, Senin (12/12), dipastikan turut dihadiri Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Menurut rilis panitia, Aksi 1212 berupa Shalat Subuh berjamaah di Masjid Pusdai Jabar dan apel Pesantren Perekat NKRI di lapangan Gasibu itu diperkirakan diikuti ratusan ribu kaum Muslim Bandung Raya.

Kepastian kehadiran Kapolri dan Panglima TNI dalam Aksi 1212 dikemukakan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (11/12/2016).

Menurutnya, kedua jenderal bintang empat itu bakal hadir sebagai tamu undangan. “Besok (Senin) Kapolri dan Panglima TNI akan mengikuti tausiah di Lapangan Gasibu,” kata Yusri dikutip Pikiran Rakyat.

Yusri mengungkapkan, pihaknya tidak mempersiapkan pengamanan khusus dalam kedatangan kedua petinggi kepolisian dan TNI tersebut.

Namun, sebanyak dua ribu personel Polri dan TNI melakukan akan melakukan pengamanan kegiatan yang akan diawali Shalat Subuh berjemaah di Masjid Pusdai Bandung.

"Rencananya sekitar 50 ribu umat Islam akan hadir dalam kegiatan Harlah Daarut Tauhid itu,” tandasnya.

Aksi 1212 juga bagian dari aksi doa bersama sebelumnya, Aksi 212, yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). Menurut GNPF-MUI, Aksi 1212 berupa Shalat Subuh berjamaah di masjid juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Dikutip Republika, Aksi 1212 ini dilakukan dalam rangka menjaga spirit 212. GNPF MUI mengajak seluruh umat Islam Indonesia untuk ikut dalam Gerakan Subuh Berjamaah yang dilakukan tersebar di seluruh nusantara. 

Tidak kurang dari 70 titik yang sudah menyertakan list penyelenggaraan subuh berjamaah di daerah masing-masing. Yang dikelola oleh GNPF sendiri terpusat di Bandung, yakni di Masjid Pudai Jabar Jln Diponegoro Kota Bandung.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at:

Umat Islam Bandung Raya Gelar Aksi 1212

Umat Islam Bandung Raya Gelar Aksi 1212
BandungAktual.com -- Masyarakat Muslim se-Bandung Raya akan menggelar Aksi 1212, Senin 12 Desember 2016, berupa Shalat Subuh berjamaah dan apel Pesantren Perekat NKRI.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung disebutkan, aksi damai ini akan dimulai dengan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Raya Provinsi Jabar, Alun-Alun Kota Bandung. 

Usai shalat Subuh, massa berjalan kaki menuju Lapangan Gasibu/Pusdai Jabar untuk menggelar Apel Pesantren Perekat NKRI.

Shalat Shubuh berjamaah digagas Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Apel Pesantren Perekat NKRI di Gasibu atau Pusdai Jabar digagas pemimpin Daarut Tauhiid Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Dalam surat edaran MUI Kota Bandung yang ditandatangani Ketua Umum KH Miftah Faridl yang disebarkan ke MUI-MUI kecamatan, MUI Kota Bandung mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Bandung untuk ikut berpartisipasi mensyiarkan kegiatan Aksi 1212 ini.

Panitia mengharapkan, Aksi 1212 ini dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, serta sejumlah tokoh dan ulama yang hadir dalam Aksi 212 di Jakarta.

Dalam poster Aksi 1212 yang diposting Ustadz Bachtiar Nasir di akun Instragamnya, Shalat Subuh Berjamaah Nasional 1212 ini juga akan berlangsung di daerah lain di Indonesia di hari yang sama yang dipimpin oleh ulama setempat.*


Bandung Aktual
Bandung Aktual Updated at: