Maling, copet, dan calo masih marak beraksi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat Persib Bandung bertanding melawan PSM Makassar, Jumat (26/1/2018) malam.
Di media sosial Twitter, sejumlah bobotoh mengaku kehilangan dompet dan helm.
Punten bilih aya nu mendakan dompet nu aya ktp a/n Rizki Kurniawan tiasa berkabar ka kami..Anggota kami kacopetan hp sareng tas na di gbla.— VIKING 8ALAREA (@Viking8alarea) January 26, 2018
Baheula ningali keluhan leungit helm, busi, sampe leungit motor nu lalajo di @GBLAstadium ayeuna kaalaman leungit helm 3 nu barudak, anying rek kieu wae ieu teh GBLA fakir pisan anyeng— Bobotoh Kampus Jogja (@BobotohKampusYk) January 26, 2018
Selain itu, sejumlah Bobotoh di trending Twitter GBLA juga menyebutkan Stadion GBLA tidak bertuah atau tidak membawa hoki bagi Persib Bandung.
Di penyisihan Grup A Piala Presiden 2018, Persib kalah dua kali, menang sekali, dan hanya mampu mencetak satu gol dalam tiga laga. Persib pun tersingkir di turnamen pramusim Liga 1 2018 itu.
Stadion GBLA yang menjadi arena balap liar sudah lama dikeluhkan Bobotoh. Keamanan dan kenyamaman menjadi alasan utama Bobotoh menyerukan Persib tidak bermain di GBLA.
Dana pembangunan Stadion GBLA sendiri dikorupsi. Koruptornya sudah divonis lima tahun penjara. Bisa jadi, karena korupsi, Stadion GBLA jadi tidak berkah bagi Persib maupun bagi warga sekitar stadion.*
» Hatur Nuhun sudah baca Maling, Copet, dan Calo Masih Beraksi di Stadion GBLA

0 Response to "Maling, Copet, dan Calo Masih Beraksi di Stadion GBLA"