BandungAktual.com -- Kriminalitas masih marak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Kota Bandung.
Saat Persib bertanding melawan Persipura, Minggu (7/5/2017), dengan kemenangan 1-0 berkat penalti Michael Essien, kriminal mencuri helm, sepedamotor, dan mempreteli motor Bobotoh untuk mengambil suku cadang.
Kriminalitas terjadi area Parkir Stadion GBLA, termasuk di sektor Gerbang Merah.
Salah satu korban kriminalitas di Stadion GBLA diunggah ke Twitter usai laga Persib vs Persipura.
Salah satu korban kriminalitas di Stadion GBLA diunggah ke Twitter usai laga Persib vs Persipura.
@BobotohID Mang iyeu karunya Bobotoh anu di purutulan.. iyeu di aman keun di rmh... Masih teu aman di GBLA mah pic.twitter.com/ibRfiQtJUa— arsyad (@joharibakri90) May 7, 2017
Banyaknya kriminal di sekitar Stadion GBLA membuat Bobotoh kian keras menekan Persib agar kembali ke Stadion Si Jalak Harupat Soreang yang lebih aman dan nyaman.
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menyatakan geram dengan masih maraknya aksi kriminalitas tersebut.
Umuh menduga aksi tersebut didalangi oknum yang anti-Persib. Oleh sebab itu, Umuh menegaskan, dia akan segera memberantas oknum tersebut.
"Saya yakin oknum itu yang anti Persib. Tadinya saya biarkan tapi kalau begini terus, harus ada keberanian. Kami akan sikat semuanya bersama kepolisian," ucap Umuh dikutip laman PRFM News.
Umuh menyatakan, jika aksi kriminalitas terus terjadi, dia mengancam akan mengambil alih pengelolaan Stadion GBLA.
"Kalau masih seperti ini, saya akan ambil alih soal parkir daripada diliarkan seperti ini, kan tidak ada yang bertanggung jawab. Ini bisa bahaya," ucapnya.
Umuh heran dengan maraknya aksi kriminalitas di area seputar Stadion GBLA. Padahal, menurut dia, seharusnya warga sekitar bisa memanfaatkan animo bobotoh untuk meraup rezeki.
"Harusnya warga di sana berterima kasih dan dijadikan kesempatan mencari untung," ucapnya.
"Kalau (pengelolaannya) dipegang oleh kami, nanti biang masalahnya akan terlihat. Makanya, kalau kami turunkan orang, akan terlihat (oknumnya)," ujar Umuh.
Sebelumnya, pentolan Viking, Yana Umar, menyatakan ada bobotoh yang pulang jalan kaki dari GBLA ke Baleendah karena suku cadang sepeda motornya dipereteli preman di sekitar Stadion GBLA.
"Oknum itu merusak citra daerah sendiri, wilayah Gedebage 'kan jadi tercoreng juga karena hal ini. Ini sudah berlebihan, bobotoh kalau sudah marah 'kan tahu sendiri, bagaimana sok kalau bentrok?" ujar Yana.
Baca Juga: Trauma Hilang Helm, Bobotoh Parkir di Perumahwan Warga GCA
Stadion GBLA sempat menjadi trending di Twitter selain #PersibDay. Mayoritas mengecam aksi kriminal di sekitar area parkir Stadion GBLA, bahkan ada yang mengaku kehilangan handphone di dalam stadion karena dipepet sejumlah pencopet.
da mun aya damri ka stadion mah mening numpak damri 😄,moal numpak motor GBLA ah SEEUR BANGSAT— H.Robby P Habibie (@haji_robby) May 8, 2017
#PersibDay Boikot GBLA sarang curanmor helm lengit rebuan motor lengit ratusan motor di puruturan ratusan.— Andres (@andreas_lots) May 7, 2017
— PERSIB GEDE MILIK (@topan_1933) May 7, 2017
@GBLAstadium parah di GBLA loba bangsat,motor nu parkir loba kagarongan .....#rekomendasiJALAKHARUPAT— Baron Halim (@baron_halim) May 7, 2017
Di laga berikutnya, Persib Bandung berencana mulai meninggalkan Stadion GBLA dan pindah kembali ke Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Soreang Kabupaten Bandung.
Semula, Persib mulai menggunakan SJH saat menjamu Persipura Jayapura, Minggu (6/5/2017), namun batal karena waktunya tidak mencukupi untuk mengurus izin, Persib terpaksa masih menggunakan Stadion GBLA.
Kemungkinan Persib mulai pindak ke SJH pada 20 Mei 2017 saat menjamu Borneo FC di pertandingan keenam usai Persib melawat ke kandang Semen Padang FC.
Ketua Panpel pertandingan Persib, Budi Bram Rachman, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengurus persyaratan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat.
"Kemungkinannya seperti itu (gunakan Si Jalak Harupat), ini keinginan dari manajemen juga. Saat ini, kami tengah mengurus surat-suratnya. Belum bisa dipastikan, karena masih proses," kata Budi Bram di laman resmi klub.*
Ketua Panpel pertandingan Persib, Budi Bram Rachman, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengurus persyaratan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat.
"Kemungkinannya seperti itu (gunakan Si Jalak Harupat), ini keinginan dari manajemen juga. Saat ini, kami tengah mengurus surat-suratnya. Belum bisa dipastikan, karena masih proses," kata Budi Bram di laman resmi klub.*

Post a Comment